Informasi Biaya Transaksi




  • Berlaku ketentuan yang baru pertanggal 04 Maret 2016


  • Biaya transaksi untuk penerimaan angsuran sudah dibebankan dari awal kredit, namun untuk penerapan/pelaksanaannya dilakukan secara bertahap, contohnya seperti pembayaran angsuran di Kantor Pos, dimana sejak awal penerimaan angsuran di Kantor Pos sudah dikenakan biaya, ketentuan ini berlaku 1 Mei 2015 penerapannya dilakukan nasional di Cabang / RO/ Kiosk dan Online Payment.


  • Pengenaan biaya transaksi ini dikenakan dalam rangka untuk meningkatkan pelayanan kepada konsumen.


  • Jika tidak ingin dikenakan biaya transaksi maka Bapak / Ibu (Konsumen) dapat melakukan pembayaran angsurannya melalui Auto Debet Bank Danamon atau Akses Adira Finance


  • Bapak / Ibu (Konsumen ) wajib memiliki rekening Danamon, jika telah memiliki rekening Danamon maka bapak /ibu harus mengisi / melengkapi dan menandatangani beberapa form yang akan kami sediakan di kantor Cabang terdaftar sebagai bukti persetujuan untuk dilakukan Auto Debet , sehingga setiap bulannya bapak / ibu hanya memastikan ketersediaan saldo di rekening bapak / ibu dimana saldo di rekening bapak / ibu harus melebihi dari jumlah angsuran Bapak /Ibu


  • Maka diprioritaskan untuk pembayaran angsuran dulu dan biaya transaksi dapat dibayarkan pada saat pembayaran bulan berikutnya.


  • Untuk biaya pembayaran angsuran disesuaikan dengan kebijakan Perusahaan masing-masing


  • Biaya transaksi tetap akan dibebankan pada saat konsumen melakukan pelunasan dan mengambil BPKB


  • Untuk pembayaran selain angsuran tidak dikenakan pembebanan biaya transaksi. Biaya transaksi hanya dikenakan apabila konsumen melakukan pembayaran angsuran baik melalui kasir, kolektor, serta Online Payment ADIRA FINANCE.


  • Pembebanannya per nomor Perjanjian Kredit (PK)A
  • Contoh 1 : Disaat konsumen melakukan pembayaran ke Kasir, dimana konsumen membayar untuk 2 angsuran motor untuk no kontrak yang sama (dalam 1 kwitansi), maka pembebanan biaya transaksi hanya sebesar Rp.5000,-
  • Contoh 2 : Disaat konsumen melakukan pembayaran ke Kasir, dimana konsumen membayar untuk 2 angsuran mobil untuk no kontrak yang sama (dalam 1 kwitansi) maka pembebanan biaya transaksi hanya sebesar Rp.20.000,-
  • Contoh 3 : Disaat konsumen melakukan pembayaran untuk 2 angsuran motor untuk no kontrak yang sama (dalam 1 kwitansi) dan 2 angsuran mobil untuk no kontrak sama (dalam 1 kwitansi) maka biaya transaksi yang dibebankan adalah sebesar Rp 25.000,- dimana Rp 5.000,- untuk biaya transaksi angsuran motor dan Rp.20.000,- untuk biaya transaksi angsuran mobil
  • Contoh 4 : Disaat konsumen melakukan pembayaran untuk 2 no kontrak motor (2 kwitansi), maka biaya transaksi angsuran motor adalah sebesar Rp 10.000,- dimana @ Rp 5000,- per payment.


  • Biaya transaksi hanya diberlakukan untuk Konsumen Konvensional sedangkan untuk Konsumen Syariah tidak dikenakan biaya transaksi.


  • Biaya transaksi untuk konsumen Syariah sudah dibebankan sejak awal kontrak


  • Per payment : Satu kali pembayaran di kasir Cabang/RO/Kiosk (untuk no kontrak yang sama dalam 1 kwitansi) dapat menerima pembayaran lebih dari satu kali angsuran.
  • Per installment: Hanya untuk 1 kali angsuran